;

Wednesday, May 14, 2014

Kambing Etawa Dan Janis Jenis Kambing Lainnya

Wednesday, May 14, 2014

Bagi anda yang akan memulai ternak kambing ettawa, kacang, jawarandu, dll sebelumnya kita harus mengetahui akan asal-usul binatang itu sendiri terlebih dahulu dan beberapa jenis kambing yang dapat diternakan. Kambing yang dipelihara ole para peternak pada saat ini berasal dari kambing keturunan kambing gunung.

ternak kambing, kambing etawa, jenis jenis kambing, kambing ettawa, kambing jawarandu, usaha ternak kambing, cara beternak kambing, budidaya kambing, cara ternak kambing, kambing, kambing kacang
Kambing liar tersebut merupakan binatang yang penuh gairah hidup dan lincah serta mempunyai kesukaan mendaki. Para ahli juga menyatakan, bahwa ada  jenis kambing liar yang diduga sebagai cikal bakal atau nenek moyang dari seluruh jenis kambing liar yang diduga sebagai cikal bakal atau nenek moyang dari seluruh jenis kambing yang sekarang dipeliahar orang. 

Ketiga jenis kambing  liar tersebut adalah sebagai berikut.




Caprafalconen
Menurut penelitian Jenis kambing liar ini berasal dari daerah sepanjang pegunungan di Khmeer.

Capra-pasca
Kambing liar ini asalnya dari daerah sepanjang semenanjung Balkan.

Capra-Hircus atau Capra-Aegagrus
Sementara ahli mengatakan, kambing liar jenis ini berasal dari daerah Pakistan dan Turki.
Oleh karena adanya modifikasi (penyesuaian bentuk luar tubuh terhadap lingkungan), maka sekarang kita mengenal bentuk kambing seperti yang sering kita lihat dan pelihara. Sekarang ini, juga banyak dikenal sebagai kambing jenis susu dan jenis daging.

Sedangkan  kambing yang berada di Indonesia sekarang ini berasal dari:
Kambing asli yang diternakkan turun menurun;
Kambing impor yang diternakkan secara khusus, dan Perkawinan campuran antara kambing impor dengan kambing asli yang ada di Indonesia.

Jenis-jenis Kambing

Kambing jenis susu

a.  kambing Soanen
Adapun asal  dari kambing Soanen dari lembah Soanen di Swiss. Ciri-ciri dari kambing Soanen adalah sebagai berikut.
  • Secara umum berwarna putih dan krem.
  • Baik jantan maupun betinanya, tidak mempunyai tanduk.
  • Dahinya kelihatan lebar, telinganya sedang dan tegak.
  • Kakinya lurus dan kuat.
Untuk jenis kambing Soanen, seharinya bisa menghasilkan susu sebanyak 3-4 liter.

b . Kambing Toggenburg
kambing ini pun berasal dari Swiss, banayk terdapat di lembah Toggenburg.
Ciri-ciri dari jenis kambing ini adalah sebgai berikut.
  • Warnanya cokelat, biasanya pada kaki bagian bawah berwarna putih, dan begitu juga denagn bagian samping dari mukanya serta dibawah pangkal ekor.
  • Baik yang jantan maupun betina tidak mempunyai tanduk.
  • Telinganya agak besar dan berdiri tegak.
Untuk kambing jenis ini seharinya bisa mneghasilkan susu sebanyak 3-4 liter.

Kambing pedaging

a. Kambing jawarandu
kambing ini hasil persilangan antara kambing Kacangan dengan kambing Ettawa.jenis ini sampai sekarang banyak terdapat disepanjang pantai pesisir pulau Jawa.
Kambing jawarandu mempunyai sifat-sifat seperti kedua kambing yang menjadi ayah dan induknya, yaitu sifat kambing Ettawa dan Kacangan.

b. Kambing kacangan
kambing kacangan ini adalah kambing asli dari Indonesia, lincah, kecil, dan suka mendaki. Sedangkan kalau kita perhatikan warnanya, mempunyai warna yang tidak seragam. Banyak yang kita dapatkan berwarna hitam, putih, coklat, atau bahkan yang campuran. Karena bentuk kambing kacangan ini kecil, maka orang sering menyebutnay dengan nama kambing kerikil. Kambing jenis ini banyak terdapat di daerah-daerah pegunungan terutama di Pulau Jawa.

Adapun cirri-ciri dari kambing kacangan ini adalah:
  • Kepalanya kelihatan ringan dan telinganya pendek;
  • Pertumbuhan tanduknya tidak subur, tanduk kambing kacangan yang jantan panjangnya± 10 cm, dan betinanya bertanduk ±3 cm;
  • Antara pangkal tanduk berjarak ±3 cm; dan
  • Rambut pada kambing betinanya agak pendek, sedangkan untuk yang jantan agak panjang.
c. Kambing Ettawa
Untuk jenis kambing ini berasal dari daerah Jumnapari India. Dinas peternakan di Indonesia telah memperkenalkan jenis kambing ini kepada masyarakat, dengan maksud untuk memperbaiki kambing-kambing di Indonesia telah memperkenalkan jenis kambing ini kepada masyarakat, denagn maksud untuk memperbaiki kambing-kambing di Indonesia. Yaitu dengan cara mengawinkan dengen jenis kambing Kacangan. Karena kambing Ettawa ini dipakai sebagai bibit, maka haruslah mempunyai syarat-syarat tertentu sebelum dipilih sebagai pejantan atau induk bibit unggul.

Adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut.
  • Bentuknya harus besar dan baik
  • Kepalanya harus tegak, badannya kuat, dan kenyal.
  • Hidungnya melengkung, telinganya panjang dan menggantung. Dapat pula disertai denagn ujung telinga sedikit menonjol keatas.
  • Panjang telinga kambing jantannya dapat mencapai 27 cm. Sedangkan panjang telinag betinanya bisa mencapai 25 cm. Lebar telinga kambing jantan bisa mencapai 8 cm-13,5 cm. kemudian lebar telinga betinanya bisa mencapai 8cm-13,5 cm. kemudian lebar telinga betinanya bisa mencapai 7,5-10 cm.
  • Kakinya panjang dan tegak, kemudian pada kaki bagian belakang sering ditumbuhi dengan bulu-bulu.Bulu itu kelihatan panjang. Selain dikaki, bulu yang panjang itu pun sering terlihat di ekornya.
  • Kulitnya mudah lepas kalau ditarik, tetapi kemudian cepat pula kembali lagi seperti semula.
  • Tinggi punggung pada kambing jantan yang berumur 2 tahun dapat mencapai antara 90-105 cm. Tinggi punggung buat betina yang berumur 3 tahun antara 75-85 cm.
  • Panjang badannya lebih pendek sedikit apabila dibandingkan dengan tinggi punggung, dan ini hanya berkisar selisih 5 cm
  • Warna kambing pada umumnya belang-belang hitam putih, merah ataupun bisa juga cokelat putih.
  • Untuk jenis kambing ini selain dipelihara untuk diambil dagingnya, juga bisa diambil susunya, dengan produksi seharinya 3 liter.
d. Kambing kosta
Jenis kambing ini berasal dari Persia. Karena bentuknya besar maka jenis ini banyak terdapat dikota-kota besar seperti  Jakarta, Semarang, Bandung, dan Surabaya. Diternakkan khusus untuk diambil dagingnya.
Cirri-ciri dari jenis kambing Kosta ini adalah:

  • Tanduknya pendek dan telinganya panjang, dan
  • Profil lurus ataupun kalau berlekuk-lekuk, maka lekuk itu sangat sedikit. Sedangkan yang dimaksud dengan profil adalah garis lurus yang ditarik dari tengah-tengah antara dua tanduk ke tengah-tengah hidung.

Kambing jenis bulu

Untuk keperluan ini biasanya diambilkan dari Kambing Angora. Kambing Angora sendiri ini berasal dari daerah Turki.
Adapun bentuk-bentuk umum yang menjadi cirri-ciri kambing Angora adalah sebagai berikut:
  • Warnanya putih atau bisa juga berwarna krem
  • Baik yang jantan maupun yang betina selalu mempunyai tanduk.
  • Telinganya rebah namun tidak selalu mempunyai tanduk
  • Bulunya sangat tebal dan panjang, sering dikenal dengan nama istilah Mohar. 
  • Berat badannya dapat mencapai 80 kg.
Kambing jenis ini biasanya diternakkan untuk diambil bulu-bulunya, karena selain bisa dibuat permadani, sebagai bahan wool yang sangat terkenal didunia. Bahkan kalau di Australia, untuk jenis kambing ini dipelihara sampai puluhan ribu dipadang rumput yang terbuka. Hingga tidak mengherankan bila Negara tersebut dapat menghasilkan produksi wool yang baik dan terkenal diseluruh dunia.

Jenis-jenis Kambing di atas sebetulnya hanya sebagian contoh yang ada di indonesia, karena sebetulnya jeni-jenis kambing di seluruh dunia ini sangat banyak lagi jenisnya.

Untuk selanjutnya silahkan baca / klik di sini cara Ternak Kambing

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Terima kasih atas partisipasinya.


Sumber Buku : Cara Beternak KAMBING, Penerbit : Aneka ilmu
Sumber Gambar : http://farmbusinessideas.blogspot.com/





SILAHKAN LANJUTKAN MEMBACANYA DENGAN MEGKLIK JUDUL ARTIKEL DI BAWAH INI

Tonie - 4:07 AM