;

Friday, February 22, 2013

Budidaya Lebah Madu dan Cara Beternak Lebah Madu

Friday, February 22, 2013

Seperti kita ketahui bahwa lebah akan menghasilkan madu yang berkualitas tinggi apabila disekitar kandang atau sarang lebah terdapat kebun atau tumbuhan yang bervariasi, dari mulai tanaman bunga yang bermacam-macam atau tanaman buah-buahan. Lingkungan seperti itu sangat mendukung untuk budidaya lebah madu atau beternak lebah madu.
budidaya lebah madu, cara beternak lebah madu, cara budidaya lebah madu, budidaya lebah

Bagi kita yang baru melakukan beternak lebah madu, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu langkah-langkah dalam memelihara lebah supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. Tahapan-tahapan yang harus dilakukan ialah:
  1. Mempelajari ciri-ciri dan  karakter lebah.
  2. Untuk tahap awal cukup memelihara 1 kandang terlebih dahulu.
  3. Mengetahui keadaan tanaman atau kebun, yang nanntinya akan menjadi tempat mencari makanan lebah piaraan.
  4. Untuk mendapatkan sebuah kandang kita bisa membelinya dari peternak (perussahaan) lebah sekaligus dengan isinya, atau mencari lebah sendiri dengan memindahkan sarangnya.
  5. Apabila kita membeli kandang dari peternak, kita bisa sekaligus meminta informasi seputar cara beternak lebah dan menanyakan sifat dan jenis lebah yang kita beli.
  6. Kandang yang kita beli biasanya terdiri dari, satusarang yang  berisi 7-8 frame (bingkai) sarang. Apabila membeli gelodok biasanya terdiri dari beberapa sarang.
  7. Biasanya 5-6 frame sudah berisi dengan sel-sel ttelur, larva yang terbuka maupun tertutup berisi madu.
  8. Pemindahan dilakukan petang hari sesudah lebah karyawan sudak masuk semua.
  9. Kemudian selanjutnya bisa kita dikembangkan dengan cara membagi-bagi ratu yang sudah dihasilkan, agar terdapat beberapa kelompok.

Penemapatan Kandang Lebah

Supaya budidaya lebah madu dapat berkembang dengan baik, kita harus mengetahui tempat-tempat seperti apa yang diinginkan oleh lebah-lebah tersebut :
  1. Tempakan kandang di tempat yang jauh dari keramain tetapi harus di lahan terbuka. Untuk glodok  bisa ditempatkan disisi rumah.
  2. Minimal 1,5 meter dari kandang harus terbuka untuk lalulintas lebah, bahkan lebih luas lebih bagus.
  3. Bagian muka kandang yang terdapat lubang untuk keluar masuk lebah, diusahakan jangan samapai angin bisa masuk secara langsung kedalam kandang.
  4. Penempatan yang baik yaitu menghadap utara dan selatan.
  5. Tempatkan kandang lebah di bawah sinar matahari. Sedangkan untuk glodok bisa ditemapatkan disebelah timur rumah.
  6. Jarak dari tanah ke kandang sekitar 30 – 45 cm.

Pembentukan Kelompok Baru

Apabila selama melakukan proses ternak ini kita menemukkan ada lebah atau sekelompok lebah yang mulai meninggalkan kandang, berarti itu tandanya kita harus segera membuat tempat untuk kelompok baru lagi agar lebah-lebah tersebut tidak kabur, indikasi lebah akan membuat kelompok baru bisa disebabkan oleh beberapa hal :
  1. Ratu lebah yang sudah tua meninggalkan kandang untuk memberikan kesempatan pada ratu muda, atau ratu muda pergi keluar karena kalah oleh ratu tua.
  2. Kandang terlalu sempit untuk menampung lebah karyawan lagi.
  3. Wadah sudah penuh oleh madu.
  4. Sarang yang sudah tua menghasilkan lebah dibawah ukuran normal, jadi lebah ini mudah keluar.

Cara Memasukan Lebah ke Kandang

Apabila lebah ratu sudah keluar dan diikuti oleh sekelompok lebah karyawan, maka segera kita sediakan kandang yang baru, supaya lebah-lebah tersebut tidak kabur. Kemudian dekati lebah yang kabur tadi dengan pelan-pelan, kemudian giring ketempat atau kandang baru yang sudah disiapkan yang sudah dilengkapi frame nya.

Apabila kedapatan ratunya pegang pelan-pelan ratu tersebut dan masukkan kedalam kandang. Apabila ratunya tidak ditemukan giring lebah tersebut dengan menggunakan sisir kasar atau baku ayam secara perlahan.

Kandang Lebah

Di dalam sebuah kadang terdapat frame-frame atau bingkai yaitu tempat untuk membuat sarang lebah. Tiap frame untuk satu sisir sarang. Pembuatan frame bertujuan untuk memudahkan saat pengambilan madu.
Jarak antara tengah-tengah frame disesuaikan dengan jenis lebah. Biasanya setiap satu kandang diisi 7-10 frame.

Untuk lebih jelas susunan dan ukuran untuk membuat kandang bisa di lihat di bawah ini:
  1. Kadang pemeraman : panjang 34 cm, lebar 18 cm, tinggi 13 cm.
  2. Kandang super kecil : panjang 34 cm, lebar 18 cm, tinggi 15 cm.
  3. Frame sarang : panjang 30 cm, lebar 13 cm, tinggi 2 cm, tebal kayu 0,5 cm.
  4. Tinggi papan dasar 7,5 cm.
  5. Ukuran-ukuran lain : tebal kayu rumah 1,5 cm, lebar papan penahan frame 1,3 cm, jarak antara frame dari tengah ke tengah 2,8 cm, lubang masuk : tinggi 1 cm dan panjang 6 cm.
Perlu kita ketahui cara penempatan frame sangat berpengaruh terhadap hasil produksi madu. Penempatan frame dapat ditempatkan dalam dua arah yaitu:

  1. Menurut arah lubang masuk lebah dalam kandang.
  2. Arah frame bersilang 90°C dengan arah lubang masuk  lebah.

Dari hasil percobaan kedua cara diatas, yang ternyata menghasilkan lebih produktif terhadap lebah yaitu cara kedua, karena udara yang masuk tertahan terlebih dahulu oleh frame bagian muka.
Karena lebah sangat menyukai udara yang lebih panas dan hal itu akan mendorong lebah lebih produktif dalam menghasilkan madu.

Cara Pemeliharaan Kandang Lebah

Lebah sangat menyukai kebersihan, karena lebah sama halnya seperti hewan peliharaan pada umumya yang butuh perawatan oleh sebab itu kita harus menjaga agar keadaan kandang selalu bersih dari kotoran seperti, serangga-serangga yang masuk atau kulit kepompong bekas lebah yang sudah tidak terpakai. Ada tiga cara utama unutuk menjaga kebersihan kandang lebah:
  1. Membersihkan dasar kandang.
  2. Menempatkan tatakan penuh air untuk pencegahan agar semut tidak naik  ke dalam kadang.
  3. Selalu memeriksa isi kandang supaya terbebas dari makhluk lain, seperti cicak, lipan, laba-laba dan binatang lain yang dapat mengganggu.
Dalam hal pemeliharaan kadang lebah, kita pun harus menjaga diri dari serangan lebah yang tidak kita inginkan. Untuk itu ada beberpa langkah yang perlu diperhatikan supaya kita terhindar dari serangan lebah, diantaranya:
  1. Pakailah pakaian berwarna putih, jangan menggunakan pakaian berwarna hitam.
  2. Dekati kadang lebah dari arah kanan, kiri atau belakang dari frame. Jangan mendekati dari arah depan.
  3. Supaya lebah tidak agresif tiupkan 2-3 kali asap kedalam ruangan kandang.
  4. Peganglah frame pada ujung-ujungnya.
  5. Lakukan dengan tenang dan perlahan.
  6. Supaya ratu lebah tidak terganggu atau terhimpit, aktlah frame nomor dua terlebih dahulu, hitungan dari sisi bukan tengah.
  7. Frame paling tengah jangan sekali-kali diangkat, sebab biasanya ratu lebah berada di sana untuk menghindari ratu jatuh ke tanah.
  8. Kembalikan frame sesuai dengan urutan semula.
  9. Jangan sekali-kali memeriksa frame ketika uadara masih panas pada siang hari.
Artikal lain yang dapat anda baca di blog ini :
Beternak Sapi Pedaging
Budidaya Ulat Hongkong

Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih atas partisipasinya.


SILAHKAN LANJUTKAN MEMBACANYA DENGAN MEGKLIK JUDUL ARTIKEL DI BAWAH INI

Tonie - 6:19 AM